Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

25 Juli 2014

Kabinet Alternatif Usulan Rakyat (KAUR)


Jokowi-Jusuf Kalla telah memenangi laga Pilpres 2014. Kemenangan pasangan ini sebagian besar didukung oleh ribuan komunitas relawan. Para relawan bukan hanya ambil bagian dalam kampanye dan pendanaan. Namun, mereka juga terlibat aktif mengawasi proses penghitungan suara.
Mungkin politik Indonesia mutakhir bukan hanya diwarnai oleh kehadiran sosok Jokowi, namun juga munculnya partisipasi relawan yang luar biasa. Kini, para relawan terus mengawal perjalanan politik pasangan pilihan mereka ini dengan berbagai cara.

Jokowi Center dan Radio Jokowi memutuskan untuk ikut mengawal proses penjaringan nama-nama calon menteri yang dianggap layak oleh rakyat. Pemilihan menteri memang hak prerogatif Presiden. Namun bukan berarti rakyat tidak bisa berpartisipasi. 

Di dalam memilih daftar nama calon-calon menteri ini, kami melakukan diskusi intensif dengan berbagai kalangan: aktivis, intelektual, wartawan dan juga para politikus. Nama-nama ini kami hadirkan, dan Anda kami persilakan untuk memilihnya sebagai bagian dari laku politik.

Selamat memilih, tetap tersenyum dan tetap mendukung Jokowi-Jusuf Kalla, untuk Indonesia yang lebih hebat, mandiri, dan bermartabat.


Sumber :

09 Juli 2014

UU Desa & PNPM


Undang Undang Desa adalah mandat. 
Siapapun presidennya, kawal pelaksanaannya! 
Ayo #BangunDesa

Memilih dalam Pemilu, Hak atau Kewajiban?

pilih







Memilih adalah Hak 



Hak Memilih

Undang-undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah mengatur Hak Memilih sebagai berikut:

Pasal 19
(1) Warga Negara Indonesia yang pada hari pemungutan suara telah genap berumur 17 (tujuh belas) tahun atau lebih atau sudah/pernah kawin mempunyai hak memilih.
(2) Warga Negara Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) didaftar 1 (satu) kali oleh penyelenggara Pemilu dalam daftar Pemilih.

Pasal 20
Untuk dapat menggunakan hak memilih, Warga Negara Indonesia harus terdaftar sebagai Pemilih kecuali yang ditentukan lain dalam Undang-Undang ini.



>>>>>>>


hak memilih
  1. hak untuk memberi suara dl pemilihan umum; (arti)
  2. hak untuk memberi suara dl masalah politik, khususnya hak atau kekuasaan untuk berperan serta dl memilih atau menolak rencana undang-undang; (arti)



>>>>>>>


Memilih atau “Nyoblos” Dalam Pemilu adalah Hak & Bukan Kewajiban 

JAKARTA (KompasIslam.Com) – Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin, memilih atau nyoblos dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) menurut konstitusi yang ada di Indonesia, adalah hak dan bukan sebuah kewajiban. “Memilih dalam pemilu menurut konstitusi Indonesia adalah hak dan bukan kewajiban,” kata Said di Jakarta, Senin (17/2/2014) seperti dilansir jppn. Sehingga, lanjut Said, tidak boleh orang dihukum atau dipidanakan karena Golput atau tidak menggunakan haknya dalam pelaksanaan pesta syirik Demokrasi lima tahunan itu. “Demikian pula dengan Golput, harus dimaknai sebagai bentuk kebebasan berpendapat yang dijamin oleh konstitusi,” tegasnya. Seperti diberitakan www.KompasIslam.Com sebelumnya, ketidak ikutsertaan masyarakat alias Golput dalam pelaksanaan Pemilu menjadi pro kontra banyak pihak. Pro kontra pelaksanaan pesta syirik Demokrasi lima tahunan itu menjadi pembahasan menarik lantaran para tokoh parpol merasa khawatir kehilangan suarannya.
Bahkan ada sebagian tokoh partai politik (parpol) yang sampai meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meminta fatwa haram bagi masyarakat yang tidak ikut nyoblos dalam pesta syirik Demokrasi tersebut. Dan ada pula tokoh parpol yang mewacanakan untuk mempidanakan bagi siapa saja yang Golput. Menurut Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin, tidak tepat jika ada pendapat yang mengatakan orang yang tidak memilih atau memilih Golput (Golongan Putih) dalam Pemilu dan juga mengkampanyekannya, bisa dikenakan pasal pidana Pemilu. Pendapat tersebut, tegas Said, harus ditolak. Sebab, suatu perbuatan baru bisa dikenakan sanksi pidana Pemilu jika diatur dalam pasal pidana UU Pemilu. “Faktanya, dalam UU Pemilu yang mengatur tentang ketentuan pidana pada Bab XXII, mulai pasal 273 sampai pasal 321 (Undang-Undang Nomor 8 tahun 2012), tidak kita temukan adanya ancaman sanksi pidana kepada seseorang yang memilih menjadi Golput atau kepada orang yang mengampanyekan Golput. Jadi kalau ada pemilih yang Golput atau mengampanyekan Golput, tidak bisa dikenakan pasal ini,” tandasnya. [Khalid] 

Pemilu Presiden 2014




Sumber : Google Doodle : https://g.co/doodle/pqwvh3

04 Juli 2014

Swing Voter Yang Tertarik Pada Program Nyata


Penulis masih swing voter, namun berita yang penulis copasus (copy > paste > susun) dibawah ini, cukup menarik.
Tentu hal ini telah didahului dengan mengamati visi misi serta panduan yang telah dibahas di Prabowo-Hatta > atau < Jokowi-JK
Mari kita lihat, cermati (realistis atau tidaknya), kawal, serta awasi realisasi dari 9 Program Nyata tersebut.
Penulis tidak bertujuan untuk mengarahkan atau mengintervensi pilihan pembaca ke salah satu pasangan capres cawapres, jadi silakan pembaca tentukan sendiri pasangan capres-cawapres yang paling baik.
Salam

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Swing Voter




Seseorang yang belum menentukan siapa yang akan dipilih dalam pemilihan umum.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Pemilih yang tidak memiliki kesetiaan kepada partai politik dan yang keputusan tak terduga dapat berayun hasil pemilu satu cara atau yang lain. 

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

12 Juni 2014

Moderator Debat Capres 2

Mengenal sosok Ahmad Erani, moderator debat capres jilid II

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menggelar debat capres-cawapres putaran pertama pada Senin (9/6). Pada debat pertama, KPU menunjuk Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) UGM Zainal Arifin Mochtar.

Pada debat kedua dengan tema Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, KPU menunjuk Ahmad Erani Yustika sebagai moderator. Debat akan digelar pada Minggu (15/6). 
Siapa Ahmad Erani Yustika?

07 Juni 2014

Prabowo-Hatta > atau < Jokowi-JK


Pemilihan Umum Legislatif (PiLeg) telah dilaksanakan pada tanggal 9 April 2014. Pada Hari Rabu tanggal 9 Juli 2014 mendatang, akan dilaksanakan Pemilihan Umum Presiden (PilPres). Ada 2 pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (CaWaPres), yaitu: 
  1. Prabowo-Hatta ( H. Prabowo Subianto - H.M. Hatta Rajasa)
  2. Jokowi-JK (Ir. H. Joko Widodo - H.M. Jusuf Kalla)


Anda masih bingung dalam menentukan Presiden dan Wakil Presiden? 

Berikut ini tips / panduan dalam memilih Presiden dan Wakil Presiden:

26 Januari 2014

Hutang Kita Rp 8.900.000 per orang

Jelang lengser, SBY tinggalkan beban utang Rp 8,9 juta per orang

MERDEKA.COM. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menyatakan, pemerintah meninggalkan utang sebesar Rp 8,9 juta pada setiap orang. Angka ini didapat jika melihat posisi jumlah total utang negara pada 2013 sebesar Rp 2.277 triliun dan ditambah defisit APBN 2014 Rp 175,3 triliun.

"Kalau dibagi rata-rata setiap satu penduduk, dengan jumlah total pada tahun 2013 sebanyak 255 juta orang, maka setiap penduduk mempunyai utang sebesar Rp 8,9 juta per orang," ujar Direktur Investigasi dan Advokasi FITRA, Uchok Sky Khadafi, dalam keterangan tertulis pada merdeka.com di Jakarta, Minggu (19/1).

20 November 2013

Penyadapan Indonesia oleh Australia dan Amerika

MPR Sesalkan Australia Tak Minta Maaf soal Penyadapan

Tiga Kali Klakson untuk Australia

Menlu: Australia Jangan Remehkan Dampak Penyadapan

PDI-P: Presiden Naif Sikapi Penyadapan oleh Australia

Presiden Sayangkan PM Australia Tak Mau Minta Maaf

PKS: Australia Tak Lagi Beretika

Polri Siap Hentikan Kerja Sama dengan Polisi Australia

Hatta: Saya Disadap, Presiden Disadap, "This is Very Serious"...

Gita Wirjawan: Penyadapan Bentuk Pengkhianatan yang Dahsyat

TNI AD Kembangkan Teknologi Antisadap

PM Australia Tak Meminta Maaf Terkait Penyadapan

Dubes RI Ditarik, PPI Australia Minta Pelajar Indonesia Tenang

Mengapa Lemsaneg Tak Mampu Cegah Penyadapan?

Nasdem: Terlambat Tarik Dubes RI dari Australia

Australia: Kami Menanggapi Serius Keprihatinan Indonesia soal Penyadapan

Polri: Selidiki Penyadapan Australia, Harus Ada Laporan Pemerintah Indonesia

"Kenapa Presiden Baru Bereaksi Ketika Ada Nama Bu Ani di Daftar Sadap?"

Disadap Australia, Mengapa Presiden Tak Semarah seperti soal Bunda Putri?

Lewat Twitter, Presiden SBY Sikapi Penyadapan oleh Australia

"Disadap Australia, SBY Harusnya Bereaksi seperti Merkel Saat Disadap Amerika"

Australia Remehkan Indonesia, DPR Dukung Penarikan Dubes

Pemulangan Dubes dari Australia Bentuk Sikap Tegas Indonesia

Penyadapan Disebut Lazim, Menlu Kecam Australia

Indonesia Tunggu Kejujuran Australia soal Penyadapan

Sikapi Penyadapan oleh Australia, Indonesia Tetapkan 3 Langkah

Tifatul Minta ITU Perhatikan Penyadapan Ilegal

Menlu: Australia Rusak Persahabatan dengan Indonesia

Sikapi Penyadapan, Indonesia Kaji Ulang Kerja Sama dengan Australia

5 Model Ponsel Pejabat Indonesia yang Disadap Australia

Istana: Ganggu Hubungan, Australia Perlu Klarifikasi Penyadapan

Inilah 10 Pejabat Indonesia yang Disadap Australia

Disadap, SBY Diminta Tiru Ketegasan Bung Karno

Disadap, Saatnya Presiden SBY Protes Keras Australia

Australia Sadap Telepon SBY dan Sejumlah Menteri Indonesia

Prabowo Anggap Wajar Penyadapan oleh Negara Lain

Rawan Ditunggangi untuk Penyadapan, Evaluasi Perusahaan Telekomunikasi Asing

Presiden Tak Bicara Soal Penyadapan, Ini Komentar Istana

Priyo: Disadap Australia, Indonesia Bisa Himpun 1.000 "Hacker"

Senin, Pimpinan DPR Bertemu Dubes AS dan Australia Bahas Penyadapan

Soal Penyadapan, Priyo Nilai Diplomasi Indonesia Terlalu Banyak Sopan Santun

Menhan: Penyadapan Itu Urusan Menteri Luar Negeri

"Indonesia Tak Butuh Sahabat Palsu AS dan Australia"

Pengamat: Aneh, Indonesia "Lembek" ke AS dan Australia

Menhan Minta Australia Beri Klarifikasi kepada Indonesia

Mantan Panglima TNI: Sah Negara Lain Cari Informasi, tetapi...

Indonesia Perlu Klarifikasi Langsung ke Snowden

Presiden SBY Minta Penyadapan Tak Terulang

Anwar Ibrahim: ASEAN Harus Kompak Protes Penyadapan AS

Indonesia Tinjau Ulang Kerja Sama dengan Australia

Protes ke AS dan Australia soal Penyadapan, Diplomasi Basa-basi?

Menlu: AS dan Australia Harus Kembalikan Kepercayaan Indonesia

Soal Penyadapan Indonesia, AS dan Australia Tidak Menyangkal

Peretas Indonesia Serang 170 Situs Australia

Jokowi: Urusan Apa Saya dengan Sadap-menyadap?

Basuki: Penyadapan oleh AS, Pak Jokowi Kok Disalahin?

"Sibuk Sadap Lawan Politik, Pemerintah RI Malah Disadap AS"

Malaysia Panggil Dubes AS dan Australia Terkait Tudingan Spionase

Menhan Minta Lemsaneg Selidiki Penyadapan AS

AS Akui Aksi Mata-matanya Telah Kelewatan

Indonesia Panggil Dubes Australia Jumat Ini

Cegah Penyadapan, Pemerintah Harus Lakukan Kontra Intelijen

Kedubes AS di Indonesia Diminta Klarifikasi soal Penyadapan

AS Juga Sadap Yahoo dan Google

Eva: Sudah Lama Amerika Punya Akses Sadap di Jakarta, Kenapa Kaget?

Australia Ikut Menyadap Indonesia

Pramono Edhi: BIN, Cek Kabar Kedubes AS Lakukan Penyadapan!

NSA Dituduh Juga Sadap Komunikasi Vatikan

JK Dukung Indonesia Protes Penyadapan AS

Indonesia Protes Fasilitas Penyadapan di Kedubes AS

Obama Akan Larang Penyadapan Telepon Pemimpin Negara Sekutu

Spanyol Tuntut Penjelasan AS soal Penyadapan Telepon Warga

NSA Sadap 60 Juta Telepon Warga Spanyol

AS Bantah Obama Tahu Penyadapan terhadap Merkel

Penyadapan Telepon Merkel Diketahui Obama

AS Diduga Telah Sadap Telepon Merkel Lebih dari 10 Tahun

Dimata-matai AS, Merkel Kirim Pejabat Intelijen ke Washington

Terbukti, AS Tak Bisa Sadap Telepon PM India!

AS Sadap Telepon 35 Pemimpin Dunia

Isu Penyadapan Bisa Picu Persatuan Uni Eropa Hadapi AS

Tanya soal Penyadapan, Pemerintah Jerman Panggil Dubes AS

AS: Berita "Le Monde" Tak Akurat dan Menyesatkan

Skandal Baru Spionase AS terhadap Perancis

Perancis dan Meksiko Geram Dimata-matai AS

Presiden Brasil Batalkan Kunjungan Kenegaraan ke AS

Brasil dan Meksiko Minta AS Jelaskan Soal Penyadapan

AS Tutup Kedubes Setelah Sadap Telepon Pimpinan Al Qaeda

FBI Bisa Sadap Percakapan Ponsel Android

SBY Disadap, Ketua MPR: Ini "Cyber War"!

BIN Tak Sepenuhnya Percaya Presiden Disadap

Keamanan Komunikasi SBY Rentan Disadap