30 Juni 2013

Pembentukan Bumi dan Galaksi dari Big Bang



Hipotesis Proses Terbentuknya Galaksi / Galaxy



Fase 1 : Big Bang / Ledakan Dahsyat / Dentuman Besar



Ledakan Dahsyat atau Dentuman Besar (bahasa Inggris: Big Bang) merupakan sebuah peristiwa yang menyebabkan pembentukan alam semesta berdasarkan kajian kosmologi mengenai bentuk awal dan perkembangan alam semesta (dikenal juga dengan Teori Ledakan Dahsyat atau Model Ledakan Dahysat). Berdasarkan pemodelan ledakan ini, alam semesta, awalnya dalam keadaan sangat panas dan padat, mengembang secara terus menerus hingga hari ini. Berdasarkan pengukuran terbaik tahun 2009, keadaan awal alam semesta bermula sekitar 13,7 miliar tahun lalu, yang kemudian selalu menjadi rujukan sebagai waktu terjadinya Big Bang tersebut. Teori ini telah memberikan penjelasan paling komprehensif dan akurat yang didukung oleh metode ilmiah beserta pengamatan.


Menurut model ledakan dahsyat, alam semesta mengembang dari keadaan awal yang sangat padat dan panas dan terus mengembang sampai sekarang. Secara umum, pengembangan ruang semesta yang mengandung galaksi-galaksi dianalogikan seperti roti kismis yang mengembang. Gambar di atas merupakan gambaran konsep artis yang mengilustrasikan pengembangan salah satu bagian dari alam semesta rata.



Phase 2 : Bintang yang Berdekatan, Berasosiasi Membentuk Galaksi

Big Bang akan menghasilkan bintang-bintang yang berbeda ukuran, ada yang besar dan ada yang kecil. Bintang kecil akan berasosiasi dengan bintang yang lebih besar di sekitarnya, sehingga membentuk galaksi / galaxy. Bintang yang kecil akan  mengelilingi bintang yang lebih besar, layaknya bulan mengelilingi bumi.


   
 

 
 


Galaksi adalah sebuah sistem yang terikat oleh gaya gravitasi yang terdiri atas bintang (dengan segala bentuk manifestasinya, antara lain bintang neutron dan lubang hitam), gas dan debu kosmik medium antarbintang, dan kemungkinan substansi hipotetis yang dikenal dengan materi gelap. Kata galaksi berasal dari bahasa Yunani galaxias [γαλαξίας], yang berarti "susu," yang merujuk pada galaksi Bima Sakti (bahasa Inggris: Milky Way). Tipe-tipe galaksi berkisar dari galaksi kerdil dengan sepuluh juta bintang hingga galaksi raksasa dengan satu triliun bintang, semuanya mengorbit pada pusat galaksi. Matahari adalah salah satu bintang di galaksi Bima Sakti; tata surya termasuk bumi dan semua benda yang mengorbit Matahari.
Kemungkinan terdapat lebih dari 100 miliar galaksi pada alam semesta teramati. Sebagian besar galaksi berdiameter 1000 hingga 100.000 parsec dan biasanya dipisahkan oleh jarak yang dihitung dalam jutaan parsec (atau megaparsec). Ruang antar galaksi terisi dengan gas yang memiliki kerapatan massa kurang dari satu atom per meter kubik. Sebagian besar galaksi diorganisasikan ke dalam sebuah himpunan yang disebut klaster, untuk kemudian membentuk himpunan yang lebih besar yang disebut superklaster. Struktur yang lebih besar ini dikelilingi oleh ruang hampa di dalam alam semesta.



29 Juni 2013

Perbandingan Ukuran Bumi Planet Bintang Galaxy


Betapa kecilnya Bumi? Mari kita cari tahu. 


Gambar di atas adalah perbandingan ukuran antara Bumi (Earth), Venus, Mars, Merkurius (Mercury), Pluto 


 Gambar di atas adalah perbandingan ukuran antara Bumi (Earth), Venus, Mars, Merkurius (Mercury), Pluto.
Uranus, Neptunus (Neptune), Saturnus (Saturn), Jupiter.


Gambar diatas menerangkan bahwa Jupiter yang merupakan planet terbesar di tata surya kita, ukurannya jauh lebih kecil dari Matahari (Sun).


Setelah kita tahu betapa besar ukuran Matahari (Sun), mari kita lihat ukuran bintang lainnya.
Gambar di atas menunjukkan perbandingan Matahari (Sun) dengan bintang lain yaitu Sirius, Pollux, Arcturus.


Gambar di atas menunjukkan perbandingan Matahari (Sun) dengan bintang lain yaitu Sirius, Pollux, Arcturus, Rigel, Aldebaran, Betelgeuse,  Antares. 
Matahari (Sun) hanya 1 pixel dalam gambar tersebut.
Lah, bagaimana dengan Bumi (Earth)?







Mari kita bandingkan dengan software 4D :


28 Juni 2013

Indie+ Buat kamu yang udah gede




http://indie.tri.co.id
Indie+ adalah layanan yang menggabungkan keuntungan prabayar dengan kenyamanan pascabayar. Dengan Indie+ tidak perlu khawatir kehabisan pulsa di tanggal tua dengan adanya kantong kredit senilai Rp. 200 ribu yang dapat ditukarkan dengan pulsa dan kuota, Pake dulu, bayar kapan kamu suka.
Layanan prabayar kenyamanan paskabayar.

Iklan Indie+ dari 3 Tri Three




Indie+ adalah layanan yang menggabungkan keuntungan prabayar dengan kenyamanan pascabayar. Dengan Indie+ tidak perlu khawatir kehabisan pulsa di tanggal tua dengan adanya kantong kredit senilai Rp. 200 ribu yang dapat ditukarkan dengan pulsa dan kuota, Pake dulu, bayar kapan kamu suka.
Layanan prabayar kenyamanan paskabayar.

27 Juni 2013

KKNM Universitas Brawijaya Malang

Anak dan Rezeki


Ada ungkapan yang populer tentang anak dan rezeki :
"Banyak anak = Banyak rezeki"
Maka semakin banyak membuat anak maka akan lebih banyak mendapat rezeki. 
Pada hakekatnya ini adalah sebuah ungkapan saja, yang populer di Jawa. Namun banyak orang menganggapnya sebagai sunah.
Memang ada firman yang berbunyi:
Jangan kau bunuh anakmu karena takut miskin.
Larangan membunuh anak itu konteksnya adalah anak tersebut sudah bernyawa baik itu sudah lahir maupun masih dalam kandungan. 
Jadi bukan larangan tentang keluarga berencana.
Ada pasangan pemulung (maaf) memiliki 8 anak, padahal tidak mampu memenuhi kebutuhan gizi apalagi menyekolahkannya. Mereka menyatakan pembenaran diri kalau ikut KB akan berdosa.
Bukankah menelantarkan anak,  jelas lebih berdosa.
Sebagai manusia yang dikaruniai akal dan kecerdasan seyogyanya kita mampu berpikir. Kalau segala yang kita perbuat akan dimintai pertanggungjawaban.

Maksud KB adalah berencana bukan membatasi.
Jadi kalau kemampuan ekonomi lemah, cukuplah punya maksimal 2 anak (PNS).
Tapi kalau kaya raya, boleh kok punya anak hingga 7.
Yang penting berani melahirkan, harus berani bertanggungjawab.

Pesan Instan



 Pesan instan seperti :