Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan

14 Agustus 2013

Indonesia Mendapat Medali Emas dalam Olimpiade Astronomi Internasional

Sejumlah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa dalam ilmu pengetahuan. Mereka menggondol medali emas dan penghargaan lain dalam International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) yang diselenggarakan di Volos, 27 Juli - 5 Agustus 2013.

22 Juli 2013

Hubble Spies Planet Biru (Bukan Bumi)

Lukisan seniman dari HD 189733b, gas raksasa besar yang mengorbit sangat dekat dengan inangnya bintang HD 189733


Sejauh planet pergi, HD 189733b, raksasa, mendesis dunia seperti Jupiter yang menyapu sekitar bintang induknya setiap 2,2 hari, tidak berbeda jauh dari Bumi.
Namun planet, terletak 63 tahun cahaya di konstelasi Vulpecula (Fox), memiliki satu fitur yang akrab: itu biru.

13 Juli 2013

Permulaan Puasa di Bulan Ramadhan

Sapi Betina (Al-Baqarah):189 - Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah: "Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadat) haji; ... dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.

Pada tahun 2013 ini, masih ada perbedaan permulaan puasa Ramadhan di Indonesia. Ada ormas (Organisasi Masyarakat) Islam, sebut saja Muhammadiyah, yang memulai puasa pada Hari Selasa tanggal 9 Juli 2013. Pemerintah Republik Indonesia, NU (Nahdatul Ulama), dan beberapa ormas Islam lainnya, memulai puasa Ramadhan pada Hari Rabu tanggal 10 Juli 2013.
Perbedaan ini dikarenakan Muhammadiyah menggunakan ilmu rukyah dengan pendekatan ilmu astronomi. Dari perhitungan menggunakan software komputer, dapat diketahui jika hilal sudah dapat terlihat 0,53 derajat pada tanggal 8 Juli 2013. Jadi puasa bisa dimulai esok hari tanggal 9 Juli 2013. Pada 8 Juli 2013 sudah menunaikan ibadah Salat Tarawih. Muhamadiyah menyatakan jika hilal sudah tampak diatas 0 derajat, maka besok sudah awal bulan.
Nahdatul Ulama memulai ibadah puasa pada tanggal 10 Juli 2013. Hal ini didasarkan karena hilal belum tampak lebih dari 2 derajat pada tanggal 8 Juli 2013.
Sekarang apa itu hilal?
Hilal adalah bulan yang terlihat di ufuk barat saat matahari tenggelam.
Ada perbedaan pandangan tentang hilal, yang pertama adalah hilal dipahami sebagai bulan sabit, yang kedua adalah hilal dipahami sebagai bulan yang sudah terlihat di ufuk barat saat matahari tenggelam meskipun merupakan bulan gelap belum berupa bulan sabit.
Meskipun ada perbedaan pandangan menyangkut awal puasa, namun sebaiknya kita sikapi dengan bijak tanpa ada perselisihan. Sehingga kita bisa menjalani ibadah puasa dengan sejuk, aman dan nyaman. Karena yang terpenting adalah iman, takwa dan toleransi.
Ada salah satu jalan tengah yang biasa diambil oleh masyarakat. Pertama adalah awal puasa ikut Muhammadiyah, sedangkan Idul Fitri ikut NU, jadi menunaikan ibadah puasa selama 30 hari, ini adalah kelompok masyarakat yang mencari aman. Kedua adalah awal puasa ikut NU dan Idul Fitri ikut Muhammadiyah, jadi menunaikan puasa hanya 28 hari, ini adalah kelompok masyarakat yang cari enak.
Mungkin sebaiknya kita ikut pemerintah yang melaksanakan sidang isbat dalam menentukan awal puasa. Pemerintah mengundang ormas, tim ahli astronomi, tim ahli perhitungan / ahli hisab, duta besar atau perwakilan negara sahabat Muslim, dan para pihak terkait. Jadi hasil sidang merupakan hasil dari berbagai hal, baik dari ilmu hisab, ilmu astronomi, dll.

05 Juli 2013

Astronomi

Astronomi ialah cabang ilmu alam yang melibatkan pengamatan benda-benda langit (seperti halnya bintang, planet, komet, nebula, gugus bintang, atau galaksi) serta fenomena-fenomena alam yang terjadi di luar atmosfer Bumi (misalnya radiasi latar belakang kosmik (radiasi CMB)). Ilmu ini secara pokok mempelajari pelbagai sisi dari benda-benda langit — seperti asal-usul, sifat fisika/kimia, meteorologi, dan gerak — dan bagaimana pengetahuan akan benda-benda tersebut menjelaskan pembentukan dan perkembangan alam semesta.
Cabang ilmu Astronomi adalah cabang di mana pengetahuan fisika, dengan matematika sebagai tool, diterapkan kepada fenomena/obyek di luar angkasa atau alam semesta dalam skala besar. Cabang ilmu ini sangat aktif dan berkembang dengan pesat di dunia. 


30 Juni 2013

Pembentukan Bumi dan Galaksi dari Big Bang



Hipotesis Proses Terbentuknya Galaksi / Galaxy



Fase 1 : Big Bang / Ledakan Dahsyat / Dentuman Besar



Ledakan Dahsyat atau Dentuman Besar (bahasa Inggris: Big Bang) merupakan sebuah peristiwa yang menyebabkan pembentukan alam semesta berdasarkan kajian kosmologi mengenai bentuk awal dan perkembangan alam semesta (dikenal juga dengan Teori Ledakan Dahsyat atau Model Ledakan Dahysat). Berdasarkan pemodelan ledakan ini, alam semesta, awalnya dalam keadaan sangat panas dan padat, mengembang secara terus menerus hingga hari ini. Berdasarkan pengukuran terbaik tahun 2009, keadaan awal alam semesta bermula sekitar 13,7 miliar tahun lalu, yang kemudian selalu menjadi rujukan sebagai waktu terjadinya Big Bang tersebut. Teori ini telah memberikan penjelasan paling komprehensif dan akurat yang didukung oleh metode ilmiah beserta pengamatan.


Menurut model ledakan dahsyat, alam semesta mengembang dari keadaan awal yang sangat padat dan panas dan terus mengembang sampai sekarang. Secara umum, pengembangan ruang semesta yang mengandung galaksi-galaksi dianalogikan seperti roti kismis yang mengembang. Gambar di atas merupakan gambaran konsep artis yang mengilustrasikan pengembangan salah satu bagian dari alam semesta rata.



Phase 2 : Bintang yang Berdekatan, Berasosiasi Membentuk Galaksi

Big Bang akan menghasilkan bintang-bintang yang berbeda ukuran, ada yang besar dan ada yang kecil. Bintang kecil akan berasosiasi dengan bintang yang lebih besar di sekitarnya, sehingga membentuk galaksi / galaxy. Bintang yang kecil akan  mengelilingi bintang yang lebih besar, layaknya bulan mengelilingi bumi.


   
 

 
 


Galaksi adalah sebuah sistem yang terikat oleh gaya gravitasi yang terdiri atas bintang (dengan segala bentuk manifestasinya, antara lain bintang neutron dan lubang hitam), gas dan debu kosmik medium antarbintang, dan kemungkinan substansi hipotetis yang dikenal dengan materi gelap. Kata galaksi berasal dari bahasa Yunani galaxias [γαλαξίας], yang berarti "susu," yang merujuk pada galaksi Bima Sakti (bahasa Inggris: Milky Way). Tipe-tipe galaksi berkisar dari galaksi kerdil dengan sepuluh juta bintang hingga galaksi raksasa dengan satu triliun bintang, semuanya mengorbit pada pusat galaksi. Matahari adalah salah satu bintang di galaksi Bima Sakti; tata surya termasuk bumi dan semua benda yang mengorbit Matahari.
Kemungkinan terdapat lebih dari 100 miliar galaksi pada alam semesta teramati. Sebagian besar galaksi berdiameter 1000 hingga 100.000 parsec dan biasanya dipisahkan oleh jarak yang dihitung dalam jutaan parsec (atau megaparsec). Ruang antar galaksi terisi dengan gas yang memiliki kerapatan massa kurang dari satu atom per meter kubik. Sebagian besar galaksi diorganisasikan ke dalam sebuah himpunan yang disebut klaster, untuk kemudian membentuk himpunan yang lebih besar yang disebut superklaster. Struktur yang lebih besar ini dikelilingi oleh ruang hampa di dalam alam semesta.



29 Juni 2013

Perbandingan Ukuran Bumi Planet Bintang Galaxy


Betapa kecilnya Bumi? Mari kita cari tahu. 


Gambar di atas adalah perbandingan ukuran antara Bumi (Earth), Venus, Mars, Merkurius (Mercury), Pluto 


 Gambar di atas adalah perbandingan ukuran antara Bumi (Earth), Venus, Mars, Merkurius (Mercury), Pluto.
Uranus, Neptunus (Neptune), Saturnus (Saturn), Jupiter.


Gambar diatas menerangkan bahwa Jupiter yang merupakan planet terbesar di tata surya kita, ukurannya jauh lebih kecil dari Matahari (Sun).


Setelah kita tahu betapa besar ukuran Matahari (Sun), mari kita lihat ukuran bintang lainnya.
Gambar di atas menunjukkan perbandingan Matahari (Sun) dengan bintang lain yaitu Sirius, Pollux, Arcturus.


Gambar di atas menunjukkan perbandingan Matahari (Sun) dengan bintang lain yaitu Sirius, Pollux, Arcturus, Rigel, Aldebaran, Betelgeuse,  Antares. 
Matahari (Sun) hanya 1 pixel dalam gambar tersebut.
Lah, bagaimana dengan Bumi (Earth)?







Mari kita bandingkan dengan software 4D :