14 Agustus 2013
Indonesia Mendapat Medali Emas dalam Olimpiade Astronomi Internasional
22 Juli 2013
Hubble Spies Planet Biru (Bukan Bumi)
13 Juli 2013
Permulaan Puasa di Bulan Ramadhan
Sapi Betina (Al-Baqarah):189 - Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah: "Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadat) haji; ... dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.
Pada tahun 2013 ini, masih ada perbedaan permulaan puasa Ramadhan di Indonesia. Ada ormas (Organisasi Masyarakat) Islam, sebut saja Muhammadiyah, yang memulai puasa pada Hari Selasa tanggal 9 Juli 2013. Pemerintah Republik Indonesia, NU (Nahdatul Ulama), dan beberapa ormas Islam lainnya, memulai puasa Ramadhan pada Hari Rabu tanggal 10 Juli 2013.
Perbedaan ini dikarenakan Muhammadiyah menggunakan ilmu rukyah dengan pendekatan ilmu astronomi. Dari perhitungan menggunakan software komputer, dapat diketahui jika hilal sudah dapat terlihat 0,53 derajat pada tanggal 8 Juli 2013. Jadi puasa bisa dimulai esok hari tanggal 9 Juli 2013. Pada 8 Juli 2013 sudah menunaikan ibadah Salat Tarawih. Muhamadiyah menyatakan jika hilal sudah tampak diatas 0 derajat, maka besok sudah awal bulan.
Nahdatul Ulama memulai ibadah puasa pada tanggal 10 Juli 2013. Hal ini didasarkan karena hilal belum tampak lebih dari 2 derajat pada tanggal 8 Juli 2013.
Sekarang apa itu hilal?
Hilal adalah bulan yang terlihat di ufuk barat saat matahari tenggelam.
Ada perbedaan pandangan tentang hilal, yang pertama adalah hilal dipahami sebagai bulan sabit, yang kedua adalah hilal dipahami sebagai bulan yang sudah terlihat di ufuk barat saat matahari tenggelam meskipun merupakan bulan gelap belum berupa bulan sabit.
Meskipun ada perbedaan pandangan menyangkut awal puasa, namun sebaiknya kita sikapi dengan bijak tanpa ada perselisihan. Sehingga kita bisa menjalani ibadah puasa dengan sejuk, aman dan nyaman. Karena yang terpenting adalah iman, takwa dan toleransi.
Ada salah satu jalan tengah yang biasa diambil oleh masyarakat. Pertama adalah awal puasa ikut Muhammadiyah, sedangkan Idul Fitri ikut NU, jadi menunaikan ibadah puasa selama 30 hari, ini adalah kelompok masyarakat yang mencari aman. Kedua adalah awal puasa ikut NU dan Idul Fitri ikut Muhammadiyah, jadi menunaikan puasa hanya 28 hari, ini adalah kelompok masyarakat yang cari enak.
Mungkin sebaiknya kita ikut pemerintah yang melaksanakan sidang isbat dalam menentukan awal puasa. Pemerintah mengundang ormas, tim ahli astronomi, tim ahli perhitungan / ahli hisab, duta besar atau perwakilan negara sahabat Muslim, dan para pihak terkait. Jadi hasil sidang merupakan hasil dari berbagai hal, baik dari ilmu hisab, ilmu astronomi, dll.










